Melalui Program Asmara, Mahasiswa Keperawatan Unsyiah Wujudkan Kepedulian Terhadap Lansia




Tim Asmara
Setelah sekian lama terabaikan, akhirnya Mahasiswa Keperawatan Universitas Syiah Kuala berhasil mengaktifkan kembali kegiatan Posbindu Lansia di desa Lambaro Sukon, Aceh Besar. Namun, ada yang berbeda dari pelaksanaan posbindu sebelumnya, bukan hanya sekedar melakukan kegiatan Posbindu, TIM PKM-M ASMARA juga melakukan pelatihan kepada 10 kader yang terpilih untuk menjadi fasilitator dalam meningkatkan kesejahteraan lansia. Selain itu, kegiatan ini memiliki program unggulan berupa KASMARAN (Kampanye ASMARA) dengan melibatkan 6 desa yang berada disekitar Lambaro Sukon serta Happy Family yang mengajak keluarga untuk mengadakan berbagai kegiatan yang membuat lansia merasa diperhatikan, disayangi dan dibutuhkan.
Berdasarkan hasil wawancara dengan ketua kader, desa ini sudah ada posyandu lansia, namun posyandu tidak aktif dan tidak melakukan berbagai pemeriksaan terhadap kadar gula, asam urat, dan kolesterol dikarenakan tidak adanya peralatan. Keadaan ini membuat lansia jarang mau datang ke posyandu. Selain itu Kader juga belum pernah mendapat pelatihan terkait kompetensi geriatri  (lansia), padahal mereka sangat berminat dan sangat antusias untuk mengikuti pelatihan. Oleh karena itu, tim PKM-M dari Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala, tergerak untuk melaksanakan kegiatan ASMARA di Gampong Lambaro Sukon. Kegiatan ini sangat urgent untuk dilaksanakan agar kader dan masyarakat sadar akan  pentingnya memelihara kesehatan lansia serta dapat mewujudkan lansia sehat, mandiri dan sejahtera.

Dalam hal  ini TIM PKM-M ASMARA (Ayo Sehat Bersama Para Lansia)  merupakan salah satu tim yang lolos menjadi penerima hibah dana dari Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) di bidang Pengabdian Masyarakat Tahun 2019. Program ini merupakan inovasi hasil pembinaan dan pelatihan tim yang terdiri dari Muhammad Zubaili, Afrida Jayanti, Alfiatur Rahmi, Muhammad Furqan, dan Wildan Akbar.
“Dengan adanya pelatihan dan pembinaan dari TIM PKM-M ASMARA ini, harapannya semoga kader dapat melaksanakan posbindu secara rutin sebulan sekali dan kesehatan lansia dapat terus terkontrol” ujar Muhammad Zubaili selaku Ketua TIM PKM-M ASMARA.


Pada tanggal 30 Mei 2019 kemarin, TIM PKM-M ASMARA telah berhasil melaksanakan Posbindu pedana yang melibatkan langsung kader yang telah dilatih bekerjasama dengan pihak puskesmas. Lansia sangat antusias dalam mengikuti kegiatan posbindu tersebut, dan peran kader juga sangat membantu Tim salah satunya yaitu dengan melakukan Sistem jemput bola  berupa menjemput lansia yang memiliki kendala untuk berhadir dikarenakan tidak ada transportasi. Acara ini dihadiri oleh sebanyak 32 lansia yang mengikuti kegiatan Posbindu. Kader juga terjun langsung dalam mengaplikasikan ilmu yang telah diberikan selama pelatihan. Meskipun kader turun langsung, namun pelaksanaan posbindu lansia pada 5 meja tetap diawasi dan didampingi oleh Tim PKM-M Asmara beserta perwakilan dari pihak Puskesmas.
“Sangat senang rasanya bisa bekerjasama dengan adik-adik Fakultas Keperawatan Unsyiah, kami banyak diajarkan bagaimana cara memakai alat-alat kesehatan, terkadang sering merepotkan dan harus belajar ulang, tapi mereka tetap sabar dalam melatih kami. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan semakin memberi manfaat yang banyak bagi masyarakat. Terimakasih banyak adik-adik...” ungkap Ibu Radhiah selaku Ketua Kader Lansia Desa Lambaro Sukon.
Menjadi moment kebahagiaan yang sangat berharga bagi kader lansia ketika bisa mengaplikasikan ilmunya bersama  dengan lansia yang juga menjadi bagian dari kehidupan mereka. Sudah sangat lama posbindu tidak dilaksanakan, kader selama ini juga tidak dibina dengan baik sehingga posyandu di desa menjadi tidak efektif, namun setelah adanya program ASMARA, kader dapat diberdayakan kembali dan dapat memahami fungsi dan cara oenggunaan alat-alat kesehatan untuk membantu merawat lansia yang berada di desa Lambaro Sukon.
Happy Family
Layaknya seperti keluarga sendiri, TIM PKM-M ASMARA juga ikut mengunjungi langsung kerumah-rumah lansia untuk melaksanakan program Happy Family. Keluarga sangat senang dengan kedatangan TIM PKM-M, Lansia yang ditemui juga bercerita banyak bagaimana kehidupan yang ia jalani selama ini bersama keluarga. Banyak aktivitas dan ingatan yang mulai terganggu bahkan untuk berjalan dan melihat sudah tidak memungkinkan lagi, lansia cenderung mulai merasakan kesepian dan sedih karena sudah tidak mampu melaksaknakan aktivitas seperti biasanya, namun keluarga selalu menjadi salah satu pendukung dan perawat terbaik bagi lansia.
Oleh karena itu, TIM PKM-M mengajak keluarga untuk berkumpul dan memberikan hadiah kepada lansia bukan hanya pada saat menjelang hari raya Idul Fitri semata. Harapannya, semoga program ASMARA dapat dilanjutkan oleh para kader yang sudah terpilih dengan pengawasan secara berkala oleh pihak puskesmas yang bekerjasama dengan TIM PKM-M ASMARA, sehingga lansia jauh lebih merasa diperhatikan dan tidak diabaikan.

0 Response to "Melalui Program Asmara, Mahasiswa Keperawatan Unsyiah Wujudkan Kepedulian Terhadap Lansia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close