Pengertian Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran Beserta Contohnya

Pengertian Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran Beserta Contohnya – Menurut Dalman 2011, paragraf merupakan rangkaian atau himpunan kalimat-kalimat yang bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan yang biasanya mengandung satu ide pokok atau pikiran dan penulisannya dimulai dengan baris baru. Nah sahabat kekinian, setelah membaca definisi dari paragraf membuat kita untuk semakin ingin tau mengenai pembagian dari paragraf itu sendiri, mari kita simak penjelasan berikut ini.

Pengertian-Paragraf-Deduktif-Induktif-dan-Campuran-Beserta-Contohnya
Ilustrasi


Paragraf Deduktif

Menurut Tarigan 2008, paragraf deduktif merupakan paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragraf. Kalimat topik tersebut dikembangkan dengan deskripsi ataupun pemaparan bagian-bagian kecil sehingga pengertian kalimat topik yang bersifat umum menjadi jelas.

Contoh Paragraf Deduktif

Indonesia saat ini sedang berusaha membangkitkan perekonomiannya. Banyak usaha yang dilakukan, mulai dari menekan jumlah barang import yang mengalahkan pemakaian barang lokal. Pemerintah juga meluaskan lapangan pekerjaan, agar sumber daya manusia (SDM) dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pembangunan Negara. Untuk pelaku korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang sangat merugikan perekonomian Negara tentunya akan diberikan sanksi tegas. Seperti yang kita ketahui Indonesia terpuruk akibat KKN yang terjadi di segala institusi. Oleh karenanya, dengan usaha yang dilakukan saat ini diharapkan Indonesia mampu membangkitkan perekonomiannya.
Dalam paragraf tersebut diutamakannya, yaitu Indonesia saat ini sedang berusaha membangkitkan perekonomiannya terletak pada awal paragraf. Kalimat berikutnya berupa kalimat penjelad yang fungsinya mengembangkan atau memperjelas kalimat utama tersebut. Struktur paragraf seperti itulah yang disebut paragraf deduktif. (Mustakim, 1994 ; 122)


Paragraf Induktif

Menurut Tarigan 2008, paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat topiknya terletak di akhir paragraf. Paragraf dimulai dengan penjelasan bagian-bagian konkret atau khusus yang dituangkan dalam beberapa kalimat pengembang. Kemudian memberikan kesimpulan umum yang dinyatakan dengan kalimat topik pada bagian akhir paragraf.

Contoh Paragraf Induktif

Indonesia disebut juga sebagai negara yang kaya akan kebudayaan. Contohnya di pulau Sumatra yang terdiri dari suku aceh, suku minang, suku batak, suku melayu dan lainnya, yang mana masing-masing memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Bukan hanya di pulau Sumatra saja, bahkan di pulau Jawa, Kalimantan, dan juga pulau-pulau lainnya juga terdapat macam-macam suku dengan kebudayaannya. Selain kaya akan budaya Indonesia juga memiliki lahan pertanian yang subur yang menghasilkan rempah-rempah, bahan pangan, dan juga buah-buahan yang banyak. Dari segi barang tambang Indonesia juga sangat potensial, terbukti Indonesia salah satu Negara di Asia yang mengekspor minyak bumi, batu bara, dan barang tambang lainnya. Maka tidak salah kalau dikatakan Indonesia adalah Negara yang kaya.
Kalimat utama pada paragraf tersebut adalah maka tidak salah kalau dikatakan Indonesia adalah Negara yang kaya. Kalimat utama tersebut ditempatkan di bagian akhir paragraf, yang didahului oleh beberapa kalimat penjelas Struktur paragraf seperti itulah yang disebut paragraf induktif. (Mustakim, 1994 ; 122)

Paragraf Campuran

Menurut Tarigan 2008, paragraf campuran merupakan paragraf yang kalimat topiknya terdapat pada kalimat pertama dan kalimat terakhir. Paragraf dapat dimulai dengan kalimat topik disusul kalimat pengembang dan diakhiri kalimat penjelas.

Contoh Paragraf Campuran

Manusia merupakan makhluk sosial. Semua pekerjaan sehari-hari yang dilakukan membutuhkan manusia lainnya. Contohnya, ketika kita ingin makan, tentu saja kita membutuhkan petani untuk mendapatkan nasi, nelayan untuk mendapatkan ikan dan peternak untuk mendapatkan daging. Semua aspek di kehidupan kita tidak luput dari bantuan orang lain. Bahkan untuk mati pun kita masih membutuhkan orang lain. Oleh karenanya, kita tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.
Kalimat utama dari paragraf tersebut adalah Manusia merupakan makhluk sosial yang terletak pada awal paragraf. Kalimat berikutnya berupa kalimat pengembang yang berfungsi mengembangkan atau memperjelas kalimat utama tersebut. Namun pada akhir paragraf terdapat pula kalimat topik yang merupakan penegasan kalimat topik di awal paragraf yaitu, oleh karenanya, kita tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Struktur paragraf seperti itulah yang disebut paragraf campuran, yaitu paragraf yang kalimat utamanya berada di awa sekaligus berada di akhir paragraf. Kalimat utama yang berada di akhir merupakan pengulangan atau penegasan kalimat utama pada awal paragraf. (Wiyanto, 2004 ; 6)
Itu saja informasi mengenai artikel pengertian paragraf deduktif, induktif,dan campuran beserta contohnya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.




0 Response to "Pengertian Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran Beserta Contohnya "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel