adsense

Teori Keperawatan Menurut Florence Nightingale


Teori Keperawatan Menurut Florence Nightingale – Halo sahabat kekinian, pada kesempatan kali ini Ilmu Kekinian akan berbagi informasi mengenai teori keperawatan menurut Florence Nightingale. Penasarankan ?, mari kita simak penjelasan berikut ini.

Biografi Florence Nightingale

Neghtingale merupakan pelopor ilmu keperawatan yang lahir pada tanggal 12 mei 1820 di Florence, Italia. Dan meninggal pada usianya yang ke-90 tahun pada tanggal 13 agustus 1910 di London Inggris. Ia dibesarkan dalam keluarga yang berada, namanya diambil dari kota kelahirannya. Pada tahun 1851, ia mengikuti pelatihan keperawatan untuk pertama kalinya di Kaiserwth, Jerman. Neghtingale merupakan pelopor perawat di RS. ST. Thomas Hispital di London. Pada saat perang Crimea, Nightengale menjadi pejabat negara inggris untuk memberikan asuhan keperawatan di RS Militer Scutari Turki. Kemudian Florence Nightingale di kenal dengan sebutan “Bidadari Berlampu (The Lady of The Lamp)” kerena jasanya yang tanpa kenal takut mengumpulkan korban dalam perang Crimea. Florence Nightingale dikenal sebagai sosok wanita yang pantang menyerah dalam merawat pasien dan memiliki jiwa penolong serta ia sangat berperan penting dalam perkembangan ilmu keperawatan.
Teori-Keperawatan-Menurut-Florence-Nightingale
Florence Nightingale


Model Konsep dan Teori Keperawatan Menurut Florence Nightingale

Dalam model konsepnya Florence Nightingale memposisikan lingkungan sebagai fokus utama asuhan keperawatan sehingga perawat tidak harus memahami seluruh proses penyakit. Model konsep ini sebagai upaya memisahkan antara prifesi keperawatan dengan kedokteran. Pada orientasinya pemberian asuhan keperawatan lebih di orientasikan pada pemberian udara, lampu, kenyamanan lingkungan, kebersihan, ketenangan dan nutrisi yang adekuat (jumlah vitamin dan mineral yang cukup), dengan dimulai dari pengumpulan data dibandingkan dengan tindakan pengobatan semata. Upaya dari teori ini dalam rangka perawat agar mampu menjalankan praktik mandiri tanpa tergantung dengan profesi lain. 

Lingkungan Utama Dalam Teori Florence Nightingale

1. Lingkungan Fisik

Menurut Florence Nightingale lingkungan dasar yang alami berhubungan dengan ventilasi dan udara. Faktor tersebut memiliki efek terhadap lingkungan fisik yang bersih yang akan mempengaruhi pasien dimanapun dia berada di dalam ruangan harus bebas dari debu, asap dan bau-bauan. Demikian juga dengan temoat tidur haru bersih, ruangan hangat, udara bersih dan tidak lembab.

2. Lingkungan Psikologi

Menurut Florence Nightingale kondisi lingkungan yang negatif fapat menyebabkan stress fisik dan berpengaruh buruk terhadap emosi pasien. Karena hal itu pasien diharuskan menjaga rangsangan fisiknya. Mendapatkan sinar matahari, makanan yang cukup dan aktivitas manual yang dapat erangsang semua faktlr untuk dapat mempertahankan emosinya.

3. Lingkungan Sosial

Menurut Florence Nightingale observasi dari lingkungan sosial terutama hubungan yang spesifik, hubungan antara perawat dengan pasien, perawat dengan keluarga pasien dan pasien dengan keluarganya.

Komponen Lingkungan Menurut Florence Nightingale

Berikut ini komponen lingkungan yang berpengaruh pada kesehatan menurut Nightingale :
  • Udara Segar, yaitu kondisi dimana udara yang ada di sekitar tetap segar tidak tercemar oleh udara yang tidak menyehatkan.
  • Air bersih, yaitu keadaan dimana air yang ada tetap bersih tidak kotor.
  • Saluran pembuangan yang efisien, yaitu adanya saluran pembuangan sehingga limbah yang ada dapat di buang ke saluran pembuangan.
  • Kebersihan, yaitu kondisi dimana semua semua keadaan disekitar pasien tetap bersih.
  • Cahaya yang memadai, yaitu cahaya yang memadai dalam pemenuhan kesehatan pasien.

Asumsi Utama Teori Florence Nightingale

1. Keperawatan

Nightingale peracaya bahwa setiap wanita dapat menjadi perawat, tentu dalam pengertian perawatan sebagai wujud tanggung jawab seseorang terhadap kesehatan.

2. Manusia

Menurut nightingale, selama perawatannya klien berada dalam kondisi pasif yang tidak mempengaruhi perawat maupun lingkungan.

3. Kesehatan

Menurut nightingale, kesehatan merupakan kondisi sejahtera dan mampu memanfaatkan setiap daya yang dimiliki hingga batas maksimal.

4. Lingkungan

Menurut nightingale, lingkungan adalah tatanan eksternal yang mempengaruhi sakit dan sehatnya seseorang, termasuk disini makanan klien dan interaksi perawat dengan klien.

Teori-Keperawatan-Menurut-Florence-Nightingale
Model Teori Florence Nightingale

Aplikasi Dari Teori Florence Nightingale

1. Ventilasi (sirkulasi udara)

Adanya udara segar secara terus menerus merupakan prinsip utama dalam perawatan. Olek karena itu setiap perawat harus menjaga udara yang akan dihirup oleh klien agar tetap bersih.

2. Cahaya

Sinar matahari dapat memberikan manfaat yang berasa bagi kesehatan klien. Oleh karenanya, perawat perlu membawa klien berjalan-jalan keluar untuk merasakan sinar matahari.

3. Air Bersih

Perawat harus berusaha dengan baik agar air tetap bersih terjaga kebersihannya, karena air bersih sangat diperlukan dalam pemulihan penyakit.

4. Kebersihan

Kebersihan ialah hal terpenting dalam merawat pasien. Sehingga perawat harus mengoptimalkan kebersihan klien dan lingkungannya.

Itu saja informasi singkat mengenai artikel teori keperawatan menurut Florence Nightingale. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel