Pengertian Tujuan Fungsi Unsur Serta Nilai Keindahan Dalam Seni Tari


Pengertian Tujuan Fungsi Unsur Serta Nilai Keindahan Dalam Seni Tari- Seni tari adalah kata yang tidak asing lagi ditelinga kita, yang mana seni tari memiliki pengertian cabang seni yang menggunakan tubuh sebagai media. Untuk lebih jelasnya mengenai seni tari mari simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Seni Tari

Seni tari adalah cabang seni yang menggunakan tubuh sebagai media. Elemen pokok dalam tari yang memiliki unsur ruang, waktu dan tenaga disebut dengan gerak. Suatu gerak dapat diperoleh melalui eksplorasi atau penjelajahan . mengekplorasikan gerak dilakukan dengan cara berfikir, berimajinasi, merasakakan dan merespon suatu objek yang diperoleh melalui panca indra. Objek tersebut dapat berupa benda, alam suara maupun rasa.

Pengertian-Tujuan-Fungsi-Unsur-Serta-Nilai-Keindahan-Dalam-Seni-Tari
Ilustrasi

Tujuan Seni Tari

Berikut ini beberapa tujuan dari seni tari :
  • Memperoleh pengalaman seni yang berupa pengalaman apresiasi seni dan pengalaman ekspresi seni.
  • Sebagai pendidikan gerak serta meningkatkan kreativitas individu.
  • Sebagai pengalaman estetis.
  • Sebagai media penggabungan antara seni dan budaya serta pengalaman.
  • Sebagai media sosialisasi dan media penanaman nilai budaya.

Fungsi Seni Tari

1. Fungsi Tari sebagai Sarana Upacara Ritual

Sebuah sarana dimana seni tari digunakan untuk keperluan ritual, dan dalam mengadakan sebuah ritual diperlukan kaidah-kaidah ritual yang harus di penuhi yang telah ada sejak turun temurun menjadi sebuah tradisi. Kaidah-kaidah tari yang berfungsi sebagai sarana ritual tersebut harus diselenggarakan pada saat tertentu. Penari juga harus dipilih dari orang-orang tertentu.

2. Fungsi Tari sebagai Sarana Hiburan

Sebuah sarana dimana tari digunakan dalam rangka memeriahkan sebuah kegiatan ataupun acara, misalnya psta pernikahan, khitan, syukuran, peringatan hari-hari besar, dan peremian-peresmian gedung.

3. Fungsi Tari Sebagai Sarana Tontonan

Sebuah sarana dimana seni tari digunakan sebagai pertunjukan, dan pelaksanaannya disajikan khusus untuk dinikmati. Hal ini dapat diamati pada pertunjukan pariwisata, untuk penyambutan tamu-tamu penting atau pejabat, dan festival seni.

Unsur Dalam Seni Tari

1. Unsur Gerak

Gerak adalah medium utama dalam tari, walaupun secara visual, sebuah karya seni selalu ditangkap melalui bentuk visualnya, misalkan gerak, rias, busana, property, dan lainnya. Gerak yang merupakan medium utama mengandung kesan-kesan yang dimaksud. kesan akan bentuk yang pertama ditangkap oleh penglihatan merupakan gerak itu sendiri. Penggunaan dan kesadaran unsur-unsur gerak untuk pembentukan karya seni tari diharapkan mampu mengantarkan proses dari penggarapan sebuah karya seni tari yang dinikmati. Berdasarkan jumlah penarinya bentuk gerak tari dibagi 3 yaitu :
  • Gerak Tunggal (perorangan), yaitu gerak tari yang dibawakan oleh seorang penari, baik putri maupun putri. Contohnya tari gambir anom, tari golek, tari bondan, dll.
  • Gerak berpasangan, yaitu gerak yang dibawakan oleh dua orang, baik itu seorang penari putra dan putri, atau berpasangan putri-putri, dan putra-putra. Contohnya tari janger dan tari serampang dua belas.
  • Gerak kelompok, yaitu gerak yang dibawakan oleh tiga orang penari atau lebih.


2. Unsur Tenaga

Tenaga dalam seni tari merupakan kekuatan yang kan mengawali, mengendalikan dan menghentikan gerak. Perubahan-perubahan yang terjadi oleh penggunaan tenaga yang berbeda dalam gerak tari akan membangkitkan atau mempengaruhi penghayatan terhadap tarian. Berikut ini beberapa aspek penggunaan tenaga dalam seni tari :
  • Intensitas, yaitu berkaitan dengan banyak sedikitnya penggunaan tenaga sehingga menghasilkan tingkat ketegangan.
  • Aksen/tekanan, yaitu terjadi apabila perubahan penggunaan tenaga dilakukan tiba-tiba dan konteks.
  • Kualitas, yaitu  efek yang ditimbulkan oleh cara penggunaan atau penyaluran tenaga, contohnya gerak mengayun, gerak lambat, gerak perkusi, dll.

3. Unsur Ruang

Ruang merupakan salah satu unsur pokok dalam seni tari, yang menentukan terwujudnya suatu gerak, karena setiap gerakan yang dibuat memiliki desain ruangan dan berhubungan dengan benda-benda lain dalam demensi ruang dan waktu, jadi tidak mungkin suatu gerakan lagir tanpa adanya unsur ruang. Berikut ini 2 unsur ruang didalam tari :
  • Ruang yang diciptakan oleh penari, yaitu ruang yag langsung berhubungan dengan penari, yang mana batas imajinasinya adalah batas yang paling jauh yang dapat dijangkau oleh tangan dan kaki dari sipenari dalam keaaan tidak berpindah tempat.
  • Ruang pentas atau tempat penari melakukan gerak, yaitu wujud ruang secara nyata, ialah arena yang dilalui penari saat melakukan gerak.

4. Unsur Waktu

Waktu merupakan elemen yang membentuk gerak tari. Bukan hanya unsur tenaga, unsur waktu tidak dapat dipisahkan antara satu dan lainnya, karena merupakan suatu struktur yang saling berhubungan, hanya perannya saja ynag berbeda. Elemen waktu ini berkaitan dengan unsur irama yang memberi nafas sehingga unsurnya tampak hidup. Gerak yang dilakukan pada waktu cepat, lambat dan sedang akan memberikan daya hidup dalam sebuah tarian. Tempo dan ritme merupakan faktor-faktor yang sangat penting didalam unsur waktu. Yang mana tempo berarti kecepatan gerak tubuh yang dapat dilihat dari panjang pendeknya waktu yang diperlukan. Sedangkan ritme berarti ukuran waktu dari setiap perubahan detail gerak.

Nilai Keindahan Dalam Seni Tari

Nilai keindahan yang terkandung dalam gerakan tari merupakan kemampuan dari gerak tersebut untuk menimbulkan suatu pengalaman keindahan. Pengalaman keindahan dari seorang penari dalam melakukan gerak harus dilihat dari kualitas gerak yang dilakukannya. Karena setiap gerakan tarian pasti memiliki nilai keindahannya tersendiri. Berikut ini nilai-nilai keindahan dalam seni tari :
  • Aspek wiraga, yaitu ungkapan secara  fisik dari awal sampai akhir menari.
  • Aspek wirasa, yaitu penjiwaaan atau kemampuan dari penari dalam mengungkapkan rasa emosi yang sesuai dengan isi atautema karakter dari tarian tersebut.
  • Aspek wirama, yaitu aspek ketika seorang penari memiliki ketajaman rasa atau peka irama yang luluh menyatu dengan stiap ungkapan geraknya.
  • Aspek harmoni, yaitu aspek yang lebih menekankan pada intelerasi yang menyeluruh dari tarian yang dibawakan oleh penari.
Itu saja informasi mengenai pengertian tujuan fungsi unsur serta nilai keindahan dalam seni tari. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.




0 Response to "Pengertian Tujuan Fungsi Unsur Serta Nilai Keindahan Dalam Seni Tari"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close