Hubungan Internasional – Pengertian, Tujuan, Wujud, Sifat, Pola, Sarana Serta Asas-Asasnya



Hubungan Internasional – Pengertian, Tujuan, Wujud, Sifat, Pola, Sarana Serta Asas-Asasnya- Hubungan internasional merupakan Hubungan antar negara atau antar individu dari negara yang berbeda-beda, baik itu berupa hubungan politis, budaya, ekonomi, ataupun hubungan antar negara yang berbeda-beda dalam segala aspek. Untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut ini.

Hubungan-Internasional–Pengertian-Tujuan-Wujud-Sifat-Pola-Sarana-Serta-Asas-Asasnya
Ilustrasi
Pengertian Hubungan Internasional

Hubungan antar negara atau antar individu dari negara yang berbed-beda, baik itu berupa hubungan politis, budaya, ekonomi, ataupun hubungan antar negara yang berbeda-beda dalam segala aspek disebut hubungan internasional. Terdapat faktor-faktor yang mendorong terjadinya hubungan internasional salah satunya yaitu kekayaan alam dan perkembangan industri yang tidak merata disetiap negara, kerjasama antar negara yang nantinya kerjasama tersebut tunduk terhadap hukum sesuai dengan hukum yang dianut negara masing-masing.

Tujuan Hubungan Internasional

Hubungan nasional dilaksankan antas dasar untuk mencapai tujuan tertentu. Dikarenkan adanya tujuan-tujuan yang hendak dicapai tersebut, maka sering kali yang menjadikan mengapa suatu hubungan internasional dianggap penting bagi kehidupan suatu negara. Pelaksanaan hubungan internasional oleh suatu bangsa sangat penting dalam rangka sebagai berikut :
  • Membina dan menegakkan perdamaian dan ketertiban dunia
  • Menumbuhkan saling pengertian antarbangsa/negara.
  • Memenuhi kebutuhan setiap negara atau pihak yang berhubungan.
  • Mempererat hubungan, rasa persahabatan dan persaudaraan.
  • Memenuhi keadilan dan kesejahteraan rakyatnya.

Wujud Dari Hubungan Internasional

  • Individual, yaitu turis, pedagang, mahasiswa yang mengadakan hubungan pribadi sehingga timbulnya kepentingan timbal balik di antara mereka.
  • Antar kelompok, yaitu lembaga sosial, keagamaan, dan perdagangan yang melakukan hubungan secara insidential, periodik atau permanen.
  • Hubungan antar negara, yaitu negara yang satu dengan yang lain mengadakan kerjasama dalam berbagai bidang, misalkan bidang ekonomi, kebudayaan dan teknologi.

Sifat Hubungan Internasional

  • Persahabatan
  • Persengketaan
  • Permusuhan
  • Peperangan

Pola Hubungan Internasional

Penjajahan

1. Penjajahan

Penjajahan merupakan suatu keadaan dimana bangsa yang satu menjajah mahsa yang lain yang disebabkan oleh perkembangan kapitalisme. Kapitalisme memerlukan bahan mentah bagi industri dalam negeri. Oleh karena bahan mentah tersebut banyak diluar negeri maka timbul keinginann dari suatu bangsa untuk menguasai bangsa yang lain.

2. Saling Ketergantungan

Hubungan yang terjadi antara negara-negara yang belum berkembang dengan negara yang maju. Negara yang baru merdeka atau berkembang ingin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya dengan melakukan hubungan ekonomi, mengembangkan industri dan bersaing dengan negara maju di pasar global. Akan tetapi mereka tidak memiliki modal dan teknologi, karenaitu negara tersebut bergantung kepada modal dan teknologi dari negara maju. Pola hubungan ini dekat dengan neo-kolonoalisme, yaitu usaha suatu negara untuk menguasai negara lain di bidang ekonomi, kebudayaaan, idiologi atau kemiliteran negara atau kawasan tertertentu dengan cara mengindahkanperforma kemerdekaan politis.

3. Sama Derajat Antar Bangsa

Hubungan kerjasama dalam rangka untuk mewujudkan kesejahteraan mereka. Pola hubungan ini sulit dilakukan  terutama oleh negara atau bangsa yang serba ketinggalan dalam kualitas dari sumber dayanya, terutama dalam sumber daya manusianya. terkait dengan hubungan sama derajat itu terdapat dalam pancasila pada sila kedua yang mana hubungan antar negara-negara arau antar bangsa-bangsa harus bertolak pada kodrat manusia. Dalam pancasila dijelaskan bahwasanya kodrat manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang maha esa, yang merdeka dan sama derajatnya. Oleh karena itu, hubungan antar bangsa harus diwarnai dengan penghomatan atas kodrat manusia sebagai makhluk yang sederajat, tanpa memandang idiologi, bentuk negara dan sistem pemerintahan negara lain.

Sarana Hubungan Internasional

1. Diplomasi

Diplomasi merupakan seluruh kegian dalam rangkn untuk melaksanakan politik luar negeri suatu negara dalam hubungannya dengan negara dan bangsa yang lain. Terdapat 3 fungsi dasar diplomat yaitu :
  1. Sebagai lambang, prestise negara pengirim.
  2. Sebagai wakil yuridis yang sah dari negara pengirim.
  3. Sebagai perwakilan diplomatik suatu negara di negara lain.
Ekonomi

2. Ekonomi

Ekonomi merupakan sebuah sarana yang digunakan secara luas dalam hubungan internasional baik dalam masa damai maupun masa peperangan. Pada masa tertentu semua negara harus terlibat dalam perdagangan internasional agar dapat memperoleh barang yang tak dapat diproduksi dalam negeri, sehingga terjadinya ekspor dan impor.

3. Kekuatan Militer dan Peperangan (Show of Force)

Militer
Peralatan yang dimiliki setiap negara tidak semuanya sudah memadai. Namun dengan adanya peralatan militer yang memadai dapat menambah keyakinan dan stabilitas untuk berdiplomai. Diplomasi yang dilakukan tanpa adanya dukungan militer yang kuat dapat membuat suatu negara tidak memiliki rasa percaya diri sehingga tidak mampu menghindari tekanan dan ancama negara lai yang dapat mengganggu kepentingan nasional. Oleh karena itu, demontrasi senjata dan latihan perang bersama sering dilakukan untuk menmpilkan kekuatan tiap negara tersebut. Namun yang lebih diutamakan dari hal tersebut bukanlah peperangan akan tetapi tindakan preventif dalam hubungan internasional.
Propaganda

4. Propaganda

Propaganda merupakan usaha sistematis yang dilakukan untuk mempengaruhi pikiran, emosi demi kepentingan masyarakat umum. Propaganda ditujukan kepada warga negara lain daripada pemerintahannya, dan kepentingan dari negara yang membuat suatu propaganda.

Asas-Asas Dalam Hubungan Internasional

1. Asas Teritorial

Asas teritorial merupakan hak dari suatu negara atas wilayahnya. Suatu negara berhak untuk menegakkan hukum terhadap barang dan semua orang yang berada di wilayahnya.

2. Asas Kebangsaan

Kekuasaan negara atas warga negaranya disebut asas teritorial. Setiap warga negara dimanapun ia berada akan tetap mendapatkan perlakuan hukum dari negaranya. Asas ini memiliki kekuatan eksteritorial, yaitu hukum dari negara tersebut tetap berlaku bagi warga negaranya wlaupun mereka berada di negara asing.

3. Asas Kepentingan Umum

Asas kepentingan umum yaitu negara dapat melindungi dan mengatu kepentingan dalam kehidupan masyarakat. Negara dapat menyesuaikan diri dengan semua peristiwa yang ada hubungannya dengan kepentingan umum.

Itu saja informasi mengenai hubungan internasional – pengertian, tujuan, wujud, sifat, pola, sarana serta asas-asasnya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.



0 Response to "Hubungan Internasional – Pengertian, Tujuan, Wujud, Sifat, Pola, Sarana Serta Asas-Asasnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close