adsense

Pengertian Serta Macam-Macam Adaptasi Sel


Pengertian Serta Macam-Macam Adaptasi Sel- Adaptasi sel merupakan penyesuaian sel dengan lingkungannya untuk bertahan hidup. Dengan adaptasi, sel dapat bertahan dalam STEADY-STATE walaupun berada dalam lingkungan yang merugikan. Mari kita simak penjelasan berikut ini.

Pengertian-Serta-Macam-Macam-Adaptasi-Sel
Ilustrasi

Pengertian Adaptasi Sel

Adaptasi sel merupakan penyesuaian sel dengan lingkungannya untuk bertahan hidup. Dengan adaptasi, sel dapat bertahan dalam STEADY-STATE walaupun berada dalam lingkungan yang merugikan. Adaptasi sel terbagi menjadi dua yaitu.
  1. Adaptasi fisiologik, yaitu reaksi sel terhadap stimulus normal oleh hormon atau bahan kimia endogen, misalkan pembesaran kelenjar mammae.
  2. Adapatasi patologik, yaitu adaptasi sel terhadap stimulus abnormal.

Macam-Macam Adaptasi Sel

1. Atrofi

a. Pengertian Atrofi

Atrofi
Atrofi merupakan berkurangnya ukuran sel atau jaringan dan merupakan suatu respon adaptif yang timbul sewaktu terjadi penurunann beban kerja sel atau jaringan.

b. Faktor Penyebab Atrofi

  • Berkurangnya beban kerja
  • Berkurangnya pasokan darah
  • Nutrisi yang tidak memadai
  • Dis use atrophy

c. Contoh Atrofi

  • Otot seorang individu yang mengalami imobilisasi atau pada keadaan tanpa berat (gravitasi nol).
  • Penurunan rangsangan hormon atau saraf terhadap sel atau jaringan. Misalkan payudara wanita pascamenopaus, atrofi otot rangka setelah pemotongan korda spinalis.
  • Atrofi pada orang malnutrisi atau kelaparan. Contohnya marasmus dan kwashiorkor.

2. Hipertrofi

a. Pengertian Hipertrofi

Hipertrofi
Hipertrofi merupakan bertambahnya ukuran sel atau jaringan dan merupakan suatu respon adaptif yang timbul sewaktu terjadi peningkatan beban kerja sel atau jaringan. Hipertrofi terbagi menjadi 3 yaitu.
  1. Hipertrofi Fisiologi, yaitu perubahan normal yang terjadi akibat peningkatan beban kerja sel. Misalnya otot pada binaragawan.
  2. Hipertrofi Patologis, yaitu terjadi sebagai respon terhadap suatu penyakit . misalnya hipertrofi ventrikel kiri sebgai respon hipertensi.
  3. Hipertrofi kompensasi, yaitu terjadi ketika sel tumbuh mengambil peran sel yang telah mati. Misalnya hilangnya satu ginjal menyebabkan sel ginjal satunya mengalami hipertrofi karena beban kerja dan kerusakan organ.


b. Faktor Penyebab Hipertrofi

  • Bertambahnya beban kerja
  • Bertambahnya kebutuhan oksigen
  • Nutrisi yang diperlukan meningkat

3. Hiperplasia

a. Pengertian Hiperplasia

Hiperplasia
Hiperplasia merupakan peningkatan jumlah sel dalam suatu jaringan atau organ, sehingga jaringan atau organ menjadi lebih besar dari ukuran normalnya. Hiperplasia terbagi menjadi 3 yaitu.
  1. Hiperplasia fisiologik, misalnya epitel mammae pada wanita pubertas dan sel-sel uterus selama stadium folikular siklus menstruasi
  2. Hiperplasia patologik, misalnya pada serviks uterus yang dapat mengakibatkan kanker serviks, akromegali.
  3. Hiperplasia kompensasi, misalnya pada sel sel hati setelah pengangkatan sebagian jaringan hati melalui pembedahan.

b. Faktor Penyebab Hiperplasia

  • Umur
  • Obesitas
  • Gangguan siklus haid

4. Metaplasia

a. Pengertian Metaplasia

Metaplasia
Metaplasia merupakan pergantian sel dwasa menjadi tipe lain yang kurang dewasa (matur) tetapi masih reversibel. Metaplasia dikelompokkan menjadi epitelial dan jaringan ikat.
  • Metaplasia epitelial sering terjadi pada sel epitel kolumnar yang berubah menjadi epitel skuamosa. Misalnya iritasi kronis pada saluran pernafasan individu perokok.
  • Metaplasia jaringan ikat terjadi pada sel mesenkim, contohnya pada sel fibroblas yang memiliki kapasitas pluripoten dan dapat berubah menjadi sel osteoblas atau kondoblas sehingga membentuk tulang atau kartilago ditempat yang tidak seharusnya ada.

b. Faktor Penyebab Metaplasia

  • Merokok dan mengonsumsi alkohol
  • Cedera atau iritasi kontinu yang timbul pada peradangan kronik.

5. Displasia

a. Pengertian Displasia

Displasia
Displasia merupakan kerusakan pertumbuhan sel yang menyebabkan lahirnya sel-sel yang berbeda ukuran, bentuk, dan penampakkannya dibandingkan dengan sel asalnya. Displasia tampak terjadi pada sel-sel yang terpajan iritasi dan peradangan kronik.

b. Contoh Displasia

  • Saluran pernapasan ( terutama sel skuamosa yang muncul akibat metaplasia).
  • Serviks wanita (terjadi akibat infeksi sel oleh virus papiloma manusia, human papiloma virus (HPV).
Itu saja informasi mengenai pengertian serta macam-macam adaptasi sel. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel