adsense

Pengertian Caring Dalam Keperawatan Menurut Para Ahli

IlmuKekinian- Kata caring ataupun peduli mungkin tidak asing lagi dalam Ilmu Keperawatan, yang mana caring adalah satu hal yang sangat penting di dalam Ilmu Keperawatan, Komunikasi caring ini sangat di butuhkan untuk mempercepat penyembuhan seorang pasien. bukan hanya dalam penyembuhan fisik namun caring juga sangat di perlukan dalam penyembuhan Psikologis ataupun emosionalnya seorang pasien.

Perawat sebagai salah satu mitra aktif yang sangat penting dalam kesehatan, seorang perawat profesional di haruskan untuk memiliki dan memahami prinsip dari perilaku caring.Sebelum kita masuk ke contoh contoh aplikasi caring dalam keperawatan, maka terlebih dahulu kita harus memahami definisi dari caring itu sendiri, disini IlmuKekinian akan menjelaskan Konsep Keperawatan menurut beberapa ahli.

Pengertian-Caring-Dalam-Keperawatan-Menurut-Para-Ahli

Ilustrasi

Definisi Caring Menurut Para Ahli

  • Menurut Jean Watson (1985) dasar dalam sebuah kesatuan nilai nilai kemanusiaan yang universal (kebaikan,  kepedulian, dan cinta terhadap diri sendiri dan orang lain) disebut dengan caring. ( Kozier, 2010)
  • Menurut Leininger (1984) pemahaman dari personel layanan kesehatan tentang asuhan dan nilai, kepercayaan, kesehatan, serta gaya hidup budaya yang berbeda, yang akan membentuk dasar bagi pemberian asuhan yang Spesifik-budaya disebut dengan caring. (Kozier, 2010)
  • Caring Secara Umum caring diartikan sebagai suatu kemampuan untuk berdedikasi bagi orang lain, pengawasan dengan waspada, menunjukkan perhatian, perasaan empati pada orang lain, dan perasaan cinta atau menyayangi yang merupakan kehendak keperawatan. (Potter, P.A. & Perry A.G. 2005).
  • Menurut Swanson (1991) caring di definisikan sebagai suatu cara pemeliharaaan berhubungan dengan menghargai orang lain, disertai perasaan memiliki dan tanggung jawab. (Potter, P.A. & Perry A.G. 2009).
  • Menurut Miller (1995) tindakan disengaja yang membawa rasa aman baik fisik dan emosi serta keterikatan yang tulus dengan orang lain atau sekelompok orang di sebut dengan caring.  (Kozier, 2010)
  • Menurut Gadow dan Noddings (1984) caring merupakan suatu tindakan yang melibatkan komunikasi verbal, dapat juga tidak. (Kozier, 2010).



Tadi kita sudah mengenal beberapa definisi dari beberapa ahli, sekarang kawan kawan semua sudah tau apa itu definisi dari caring, sekarang langsung saja kita masuk ke aplikasi caring dalam keperawatan.Aplikasi Caring Menurut Watson
  • Membentuk sistem nilai altruistic : kebaikan dan kasih sayang di gunakan untuk memperluas diri, sikap membuka diri di gunakan untuk mempromosikan persetujuan terapi dengan klien anda.
  • Menciptakan kepercayaan dan harapan : saat mencari arti dari suatu penyakit ciptakanlah suatu hubungan dengan klien yang menawarkan maksud dan petunjuk .
  • Meningkatkan rasa sensitif (peka) terhadap diri sendiri dan sesama : belajar untuk menerima keberadaan diri sendiri dan orang lain. 
  • Membangun hubungan saling percaya : mencoba untuk belajar membangun dan mendukung kepercayaan, hubungan caring, melalui komunikasi yang efektif dengan klien.
  • Meningkatkan dan mengungkapkan perasaan positif dan negative : mendukung dan menerima perasaan klien, dalam berhubungan dengan klien, tunjukkan kesiapan dalam mengambil resiko dalam berbagi dengan sesama.
  • Menggunakan proses caring yang ilmiah dan sistematis dalam penyelesaian masalah : menerapkan proses keperawatan secara sistematis, membuat keputusan pemecahan masalah secara ilmiah dalam menyelenggarakan pelayanan berfokus klien.
  • Meningkatkan transpersonal belajar mengajar : mengajarkan klien mendapatkan  untuk keterampilan perawatan diri, klien mempunyai tanggung jawab untuk belajar.
  • Menyediakan dukungan, perlindungan, perbaikan suasana mental, fisik, social, dan spiritual : membuat pemilihan suasana pada semua tingkatan, fisik maupun non fisik, meningkatkan kebersamaan, keindahan, kenyamanan, kepercayaan, dan kedamaian.
  • Mendapatkan kebutuhan manusia : membantu klien mendapatkan kebutuhan dasar dengan caring yang disengaja dan disadari.
  • Mengizinkan adanya fenomena yang bersifat spiritual : mengizinkan kekuatan spritual untuk memberikan pengertian yang lebih baik tentang diri dan klien.
 Untuk artikel lainnya dapat di lihat di ilmu kekinian

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel